MENDISKRIPSIKAN KONDISI FISIK WILAYAH DAN PENDUDUK (3 Pertemuan)
JAWABLAH AKU
PETA INDONESIA
LETAK ASTRONOMIS INDONESIA
LETAK ASTRONOMIS ADALAH :
LETAK SUATU WILAYAH BERDASARKAN POSISI GARIS LINTANG DAN GARIS BUJUR DI PERMUKAAN BUMI.

LETAK ASTRONOMIS INDONESIA:
6 LU – 11 LS DAN 94 BT – 141 BT

PENGERTIAN GARIS LINTANG
GARIS LINTANG ADALAH :
GARIS KHAYAL PADA PETA ATAU GLOBE YG MENGHUBUNGKAN
ARAH BARAT DAN TIMUR (GARIS HORIZONTAL).

GARIS LINTANG DIGUNAKAN UNTUK MENENTUKAN PEMBAGIAN IKLIM DI PERMUKAAN BUMI

WILAYAH PEMBAGIAN ILKIM DUNIA AKIBAT GARIS LINTANG
PENGERTIAN GARIS BUJUR
GARIS BUJUR ADALAH :
GARIS KHAYAL PADA PETA ATAU GLOBE YG MENGHUBUNGKAN ARAH UTARA-SELATAN (VERTIKAL)

GARIS BUJUR DIGUNAKAN UNTUK MEMBAGI WILATAH WAKTU.

PERHATIKAN PEMBAGIAN WILAYAH WAKTU DI INDONESIA
LETAK GEOGRAFIS INDONESIA
LETAK GEOGRAFIS ADALAH
LETAK SUATU WILAYAH BERDASARKAN POSISI KENYATAANNYA DI PERMUKAAN BUMI

LETAK GEOGRAFIS INDONESIA:
INDONESIA PADA POSISI DUA SAMUDRA YAITU SAMUDRA HINDIA DAN PASIFIK DAN DUA BENUA YAITU BENUA ASIA DAN AUSTRALIA
LETAK GEOLIGIS
LETAK GEOLOGIS : LETAK SUATU WILAYAH BERDASARKAN SUSUNAN BATUAN YG TERDAPAT DIPERMUKAAN BUMI
LETAK GEOLOGIS INDONESIA SBB:
1. Indonesia terdapat pada dua barisan
pegunungan Mediteran dan Sirkum Pasifik.
2. Terdapat pada Lempeng Litosfer, yaitu
Lempeng indonesia-Australia bertumbukan
dengan Lempeng Asia
Lanjutan Latak Geologis
3. Indonesia terletak pada 3 daerah dangkalan, Dangkalan Sunda, Sahul dan daerah laut pertengahan Australia Asiatis.
PERHATIKAN GAMBAR LEMPENG BERIKUT
PERTEMUAN LEMPENG BUMI
GEOGRAFIS INDONESIA
AKIBAT LETAK GEOGRAFIS BAGI INDONESIA
INDONESIA MEMPUNYAI DUA MUSIM

TERDAPAT PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA YG BERBEDA

PERHATIKAN PETA BERIKUT TENTANG PEMBAGIAN WILAYAH FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA
PETA PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA  DI INDONESIA
PEMBAGIAN FAUNA DI INDONESIA MENURUT ALFRED WEBER
FAUNA ASIATIS
FAUNA AUSTRALIATIS
FAUNA PERALIHAN
PERHATIKAN CONTOH FAUNA PADA WILAYAH BERIKUT
CONTOH FAUNA TIPE ASIATIS
CIRI-CIRI FAUNA ASIATIS
FAUNANYA BERJENIS MAMALIA

BULU BURUNGNYA KURANG BERWARNA
FAUNANYA BERJENIS BINATANG BUAS

TERDAPAT DI INDONESIA BAGIAN BARAT (SUMATRA, KALIMANTAN DAN JAWA).

CIRI-CIRI FAUNA AUSTRALIATIS
FAUNANYA BERKANTONG
BULU BURUNG MEMPUNYAI BANYAK
WARNA
JENIS FAUNANYA TIDAK BUAS
TERDAPAT DI INDONESIA BAGIAN TIMUR (IRIAN JAYA, KEPULAUAN ARU DAN SERAM)
CONTOH FAUNA AUSTRALIATIS
CIRI-CIRI FAUNA PERALIHAN
JENIS FAUNANYA MERUPAKAN
PERPADUAN ANTARA TIPE ASIATIS DAN TIPE AUSTRALIATIS
2.   TERDAPAT DI INDONESIA BAGIAN TENGAH
CONTOH FAUNA DARI TIPE ASIATIS, AUSTRALIATIS, DAN PERALIHAN
FAKTOR YG MEMPENGARUHI PERSEBARAN FLORA DI INDONESIA
IKLIM.
KEADAN TANAH.
RELIEF TANAH

Hutan Hujan Tropis
Hutan Hujan Tropis atau Heterogen.
Ciri : Lebat, di daerah tropis, jenis pohon
heterogen.
Persebaran: Sumatra, dan Kalimantan
JENIS-JENIS FLORA

2. Hutan Musim atau Hutan Homogen.
Cirinya: daun gugur dimusim kemarau
Persebaran: Indonesia bagian tengah.
HUTAN MUSIM (HUTAN JATI)
JENIS FLORA
3. Hutan Bakau, hutan yang tumbuh di daerah pantai.
Ciri: akar menjulang di atas permukaan air
dapat menahan hantaman ombak.
Persebara: Riau, Sumatra, Jawa.
4. Stepa, padang rumput yang luas.
Ciri: terdapat di daerah yang hujannya
sedikit.
Persebaran : Sumba, Sumbawa, Flores, dan Timor
Jenis Hutan
5. Sabana, padang rumput yang luas dengan semak-semak.
Ciri : terdapat didaerah yg musim kemarau panjang, terdapat semak-semak.
Persebaran: Nusa Tenggara, Madura.
6. Padang Lumut, karena cuaca dingin.
Ciri : terdapat di daerah puncak gunung.
Persebaran: Puncak Jaya Wijaya.
JENIS FLORA YANG DILINDUNGI
HUTAN GAMBUT,
VEGETASI HUTAN MUSIM,
HUTAN PANTAI,
HUTAN PEGUNUNGAN
VEGETASI RAWA,
HUTAN PAYAU,
HUTAN DAERAH BASAH
CONTOH JENIS FLORA DI INDONESIA
HUTAN MUSIM (HUTAN JATI)
Padang Lumut
UPAYA PELESTARIAN FLORA DAN FAUNA
MEMBUAT CAGAR ALAM UNTUK MELINDUNGI FLORA DI INDONESIA

MEMBUAT SUAKA MARGASATWA UNTUK MELINDUNGI FAUNA DI INDONESIA
PERSEBARAN JENIS TANAH DAN PEMANFAATANNYA
TANAH ADALAH  :
LAPISAN KULIT BUMI BAGIAN LUAR YG MERUPAKAN HASIL PELAPUKAN BATUAN DAN MENGANDUNG BANYAK BAHAN ORGANIK DAN ANORGANIK
TIGA PROSES PELAPUKAN BATUAN ANTARA LAIN :
PELAPUKAN SECARA BIOLOGIS
ATAU ORGANIK
KHEMIS ATAU KIMIAWI
FISIK ATAU MEKANIS
JENIS TANAH, PERSEBARAN DAN PEMANFAATANNYA
TANAH VULKANIS ATAU ANDOSOL
– CIRINYA: SUBUR, BUTIRAN HALUS,   TIDAK MUDAH TEREROSI
– PERSEBARANYA: JAWA BAGIAN UTARA,  BALI, SUMATRA, KALIMANTAN SELATAN, DAN PULAU LOMBOK

Tanah jenis aluvial
Tanah aluvial atau tanah endapan
Ciri : berupa lumpur yg terbawa sungai
tanahnya subur
Persebarannya: Kalimantan Selatan, Sumatra bagian Timur,  Jawa.

Jenis tanah laterit
Tanah Laterit
Ciri : warna merah, atau kekuning-kuningan
unsur hara sedikit jadi tidak subur
Persebaran : Kalimantan Barat, Gunung Kidul, dan Banten
Pemanfaatan : Untuk bahan keramik
Tanah Litosol
Tanah litosol: tanah yang pelapukannya belum sempurna
Cirinya : tanah berbatu,
unsur hara rendah, tidak subur
untuk tegalan, palawija, ternak
Persebaran : tersebar merata di Indonesia

Jenis tanah Gambut
Tanah ini bersal dari bahan organik,
Ciri : tidak subur
tergenang air
Persebaran : Irian bagian selatan, Sumatra, Kalimantan Barat
Tanah mergel
Tanah yang mengandung banyak batuan.
Cirinya : terdiri atas batu kapur, pasir dan tanah liat.
Tanah ini subur
Untuk pohon Jati
Persebarab : Jawa Timur, Nusa Tenggara
Tanah Regosol
Tanah bersasl dari endapan abu vulkanik
Cirinya: subur,
butiran kasar,
untuk padi, tebu, kelapa, palawija
Persebaran: Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatra

Tanah Kapur
Tanah yang batu induknya dari batu gamping.
Ciri: tidak subur,
Pertsebaran: Jawa Timur dan Tengah, Sulawesi Tenggara, Nusa
Tanah Grumosol atau Margalit
Tanah dari batuan kapur dan gunung api
Ciri: berstruktur halus, subur.
Berwarna kelabu kehitaman, mudah erosi.
Persebaran: Sumatra Selatan, Jateng, Jatim, Madura, Nusa Tenggara
Untuk Tanaman kapas, jagung, tebu, kedelai, padi.

 

Sumber

About these ads